Masih ingat uang koin pecahan seribuan bergambar sawit? Atau kalian masih punya di rumah gaes? Gak disangka uang tersebut kini memiliki nilai jual yang fantastis gaes. Yup, uang koin seribuan itu belakangan viral dan jadi perbincangan hangat netizen.
Pasalnya, uang yang sudah langka tersebut saat ini dijual di beberapa situs jual beli online dengan harga sampai Rp 20 juta. Tak diketahui pasti mengapa uang koin tersebut dihargai begitu mahal.
Apa karena bentuknya yang unik dengan dua lapisan warna perak dan emas? Atau karena historinya sebagai uang kuno yang dirilis pada dua dekade lalu, tepatnya tahun 2000.
Namun tampaknya, uang pecahan jenis ini cukup banyak diminati para kolektor. Karena itu banyak ditawarkan di situs-situs jual beli online dengan harga tinggi. Nah, kalau kamu masih menyimpan uang koin jenis ini jangan dibuang ya!
Masih ingat uang koin pecahan seribuan bergambar sawit? Atau kalian masih punya di rumah gaes? Gak disangka uang tersebut kini memiliki nilai jual yang fantastis gaes. Yup, uang koin seribuan itu belakangan viral dan jadi perbincangan hangat netizen.
Pasalnya, uang yang sudah langka tersebut saat ini dijual di beberapa situs jual beli online dengan harga sampai Rp 20 juta. Tak diketahui pasti mengapa uang koin tersebut dihargai begitu mahal.
Apa karena bentuknya yang unik dengan dua lapisan warna perak dan emas? Atau karena historinya sebagai uang kuno yang dirilis pada dua dekade lalu, tepatnya tahun 2000.
Namun tampaknya, uang pecahan jenis ini cukup banyak diminati para kolektor. Karena itu banyak ditawarkan di situs-situs jual beli online dengan harga tinggi. Nah, kalau kamu masih menyimpan uang koin jenis ini jangan dibuang ya!
Siapa lagi kalau bukan Datuk Seri Ulama Setia Negara
Abdul Somad Lc. MA
Tapi bila malaikat maut tiba
Pangkat dan kuasa tak lagi bermakna
Hanya iman dan amal shalih jua
Yang akan di bawa serta
Tinggallah rumah besar bertingkap kaca
Anak menantu sahabat tetangga
Kain songket dan baju sutera
Cincin emas dan batu permata
Ruby zamrud dan mutiara
Tangan yang pernah menyapu air mata
Orang susah dan miskin papa
Kepala anak yatim tiada berbapa
Apa tanda Melayu menyapa
Lemah lembut bertutur kata
Apa tanda Melayu beragama
Takut pada Allah semata
Apa tanda Melayu bernegara
Tetes darah asal jangan hina
Kala menung datang menyapa
Saat tanah pusara sudah pun rata
Anak menantu jiran tetangga
Tinggallah diri sebatang kara
Masih ingat uang koin pecahan seribuan bergambar sawit? Atau kalian masih punya di rumah gaes? Gak disangka uang tersebut kini memiliki nilai jual yang fantastis gaes. Yup, uang koin seribuan itu belakangan viral dan jadi perbincangan hangat netizen.
Pasalnya, uang yang sudah langka tersebut saat ini dijual di beberapa situs jual beli online dengan harga sampai Rp 20 juta. Tak diketahui pasti mengapa uang koin tersebut dihargai begitu mahal.
Apa karena bentuknya yang unik dengan dua lapisan warna perak dan emas? Atau karena historinya sebagai uang kuno yang dirilis pada dua dekade lalu, tepatnya tahun 2000.
Namun tampaknya, uang pecahan jenis ini cukup banyak diminati para kolektor. Karena itu banyak ditawarkan di situs-situs jual beli online dengan harga tinggi. Nah, kalau kamu masih menyimpan uang koin jenis ini jangan dibuang ya!
Foto diambil dari buku ”Pendekar Mursalim”, karya Sudarno Mahyudin. Dulu kabarnya daerah ini terdapat seorang raja berkuasa, tepatnya di Bentayan yang masuk wilayah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau. Kisah ini tertulis sebelum daerah ini manjadi daerah kekuasaan Siak. Ini dari tambo bertuliskan Arab Melayu yang sampai kini diwariskan secara turun-temurun. Tak jelas nama kerajaannya, tetapi nama sultan dan makamnya masih ada sampai sekarang. Kisahnya ini bermula dari Tengku Syarif Ali, pangeran kerajaan Samudra Pasai. Ia pergi meninggalkan Kerajaan Pasai setelah kisruh dengan keluarga, tak jelas juga motifnya. Lalu ia terdampar di desa bernama Pembatang. Kedatangan Syarif disambut baik warga tempatan. Termasuk Datuk Rantaubenuang—Datuk satu-satunya di Pembatang—ia langsung menawarkan agar Syarif Ali bermukim di daerah ini. Halima Putih, salah satu putrinya, kemudian ia nikahkan dengan Syarif Ali. Ini mungkin dugaan kuat ada kerajaan kecil, sebab Syarif Ali berasal dari keturunan raja....
Bagansiapiapi, 14 Oktober 2018 Bencana yang belakangan ini terjadi dibeberapa wilayah di Indonesia. Mulai dari Gempa Lombok NTB, Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah, Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar, Sumut dan Aceh. 1000 Komunitas Bagansiapiapi sebagai Inisiator mengajak kepada pemuda maupun komunitas untuk bersinergi dalam misi kemanusiaan. Kegiatan ini dinamankan Gerakan Pemuda Rohil Peduli Bencana, Kita akan adakan penggalangan dana dan pementasan seni, serta berdoa bersama untuk saudara kita yang terdampak bencana. Untuk teknis dan susunan panitia akan dibahas pada rapat hari Selasa 16 Oktober 2018 di Bakar Tongkang, Mari ajak kawan-kawan ataupun komunitas dalam kegiatan ini demi menunjukkan rasa kepedulian kita kepada saudara se Tanah Air yang terdampak Bencana #PrayForIndonesia #dukamerekadukakita "Peduli Sesamo, Bebagi Besamo"